Jember, 23 Desember 2025. Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) selama 2 hari mulai 22 – 23 Desember 2025. Kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam peningkatan mutu tata kelola perguruan tinggi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor ITSM Prof. Dr. Suwignyo Widagdo, S.E., M.M., M.P. Dipimpin oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ihrom Caesar Ananta, S.E., M.Akun, dan dihadiri oleh jajaran Rektorat, Dekanat, Kaprodi, dan seluruh kepala bagian ITSM.
Dalam sambutannya, Rektor ITSM menegaskan bahwa RTM merupakan forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja institusi, menelaah temuan mutu, serta merumuskan langkah perbaikan dan pengembangan yang terukur. “RTM bukan sekadar evaluasi administratif, tetapi menjadi ruang refleksi bersama untuk memastikan seluruh kebijakan akademik, sumber daya, dan kemahasiswaan berjalan searah dengan visi institusi dan standar mutu yang telah ditetapkan,” ujar Rektor.
Paparan dari Kinerja di Wakil Rektor I menitikberatkan pada evaluasi penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, khususnya kualitas pembelajaran, kurikulum berbasis OBE, serta capaian kinerja dosen dan program studi. Selain itu, dibahas pula perkembangan kerja sama institusional baik di tingkat nasional maupun internasional, serta penguatan jejaring dengan mitra strategis.
Paparan dari Kinerja Wakil Rektor II, pembahasan difokuskan pada pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, sarana dan prasarana, serta sistem pendukung institusi. Evaluasi dilakukan terhadap efektivitas penggunaan anggaran, pemenuhan kebutuhan SDM, serta optimalisasi layanan penunjang akademik. Selain itu, bidang kehumasan juga memaparkan strategi komunikasi institusi, penguatan citra dan reputasi kampus, serta peran media dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas kinerja universitas.
Bidang-bidang dibawah Wakil Rektor III disampaikan laporan terkait pembinaan kemahasiswaan, prestasi mahasiswa, kegiatan organisasi kemahasiswaan, serta layanan pendukung pengembangan minat dan bakat. Dalam RTM ini juga dibahas strategi promosi institusi yang terintegrasi dengan prestasi mahasiswa dan keunggulan program studi. Penekanan diberikan pada pentingnya pengalaman mahasiswa (student experience) sebagai bagian dari indikator mutu institusi sekaligus daya tarik dalam promosi penerimaan mahasiswa baru.
Kepala LPM menyampaikan : “RTM menjadi siklus penting dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk memastikan adanya continuous improvement di seluruh aspek penyelenggaraan perguruan tinggi,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan RTM ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antarbidang serta komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.




