Inovasi Web Aplikasi: Mahasiswa ITS Mandala Sabet Juara 1 Water Innovation Challenge
Jember – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITS Mandala) Jember. Tim yang dipimpin oleh Ilhan Awafi (Prodi Sistem dan Teknologi Informasi, angkatan 2023) berhasil meraih Juara 1 pada ajang Water Innovation Challenge Eksternal Season 2 Tahun 2023 yang diselenggarakan di Kantor Pusat Perumdam Tirta Pandalungan Jember. Bersama dua rekannya, Sarah Safira (STI 2023) dan Mohammad Nadhir (STI 2023), Ilhan sukses mengalahkan tim-tim dari berbagai perguruan tinggi lainnya.
Ilhan mengaku awalnya sempat ragu untuk ikut, mengingat ia masih duduk di semester 1. Namun dorongan dari Kaprodi, dukungan penuh rekan tim, dan semangat untuk membawa nama baik kampus membuatnya mantap berkompetisi. “Saya ingin membanggakan orang tua dan menciptakan masa muda yang penuh prestasi,” ujarnya.
Inovasi yang diusung tim ini adalah aplikasi pelayanan dan pengaduan pelanggan berbasis web yang dikembangkan dari sistem Perumdam Tirta Pandalungan yang sudah ada. Dengan tampilan modern, fitur responsif, pembelian produk secara online, dan metode pembayaran terintegrasi dari bank hingga e-wallet, aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Proses perancangan hingga implementasi memakan waktu sekitar satu bulan. Tantangan terbesar bagi Ilhan dan tim adalah perannya sebagai fullstack developer karena keterbatasan keterampilan dalam tim. Namun, dukungan Kaprodi, dosen FSTI, dan kakak tingkat membantu tim menyempurnakan inovasi tersebut.
Momen paling berkesan bagi Ilhan dan tim adalah saat mempresentasikan hasil karyanya di depan dewan juri. “Senang sekali rasanya produk kami bisa bersaing dan bahkan menjadi yang terbaik di antara perguruan tinggi lain,” kenangnya.
Kemenangan ini membuka banyak peluang bagi Ilhan, mulai dari tawaran proyek, kolaborasi penelitian dengan dosen, hingga kerja sama dengan pihak Perumdam. “Prestasi ini menjadi pintu rezeki yang membuka peluang lain,” ujarnya.
Ke depan, Ilhan menargetkan untuk kembali aktif mengikuti kompetisi, bahkan hingga tingkat internasional, setelah menyelesaikan magang di UPTTI ITS Mandala. Ia berharap bisa terus mengembangkan hard skill dan soft skill, serta mengharumkan nama ITS Mandala di kancah yang lebih luas.
Menuju Akreditasi Unggul, Prodi RPL ITS Mandala Terima Kunjungan Asesor LAM INFOKOM
Jember, 30 Juli 2025 — Program Studi S1 Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITS Mandala) Jember resmi menjalani Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 28–29 Juli 2025, di kampus ITS Mandala Jember.
Berdasarkan Surat Tugas Nomor 392/ST/DE/LAM-INFOKOM/VII/2025, tim asesor yang ditunjuk adalah:
Dr. Ir. M.M., M.T. Rizal Munadi – Universitas Syiah Kuala
Dr. ST., MT. Dwijoko Purbohadi – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Kegiatan Asesmen Lapangan diawali dengan pembukaan, perkenalan, dan penandatanganan pernyataan Asesmen Lapang, dilanjutkan dengan peninjauan sarana prasarana kampus, ruang kelas, laboratorium, serta pembahasan kriteria akreditasi yang meliputi aspek akademik, kemahasiswaan, SDM, keuangan, sarana prasarana, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Hari kedua asesmen diisi dengan wawancara bersama dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan. Selanjutnya, tim asesor menyerahkan draf Berita Acara Asesmen Lapang kepada pimpinan untuk direview, memberikan umpan balik, serta menyampaikan saran pembinaan demi peningkatan mutu program studi.
Penutupan kegiatan dilakukan pada Selasa, 29 Juli 2025, yang menandai berakhirnya rangkaian asesmen lapangan. Dengan terlaksananya asesmen ini, ITS Mandala Jember berharap Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak dapat meraih hasil akreditasi terbaik, sejalan dengan komitmen kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, serta berdaya saing tinggi di bidang teknologi dan informatika.
Langkah Tegas Nisma Francida, Antar Tim Raih Podium Juara 3 di WPFL 2025
Jember, 29 Juli 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) Jember. Nisma Francida Rusdiana, mahasiswi ITSM, berhasil meraih Juara 3 pada ajang bergengsi Women’s Pro Futsal League (WPFL) Nasional 2025.
Turnamen futsal profesional tingkat nasional ini diikuti oleh klub-klub terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, menampilkan persaingan sengit antar atlet futsal wanita. Nisma bersama timnya berhasil menunjukkan performa luar biasa sepanjang kompetisi, hingga akhirnya mengamankan posisi ketiga nasional.
Capaian ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Nisma dan tim, tetapi juga bagi kampus ITSM Jember. “Saya bersyukur atas pencapaian ini. Semua berkat kerja keras tim, dukungan pelatih, dan semangat pantang menyerah. Semoga ke depan bisa meraih hasil yang lebih baik,” ujar Nisma. Pihak kampus turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Nisma. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa ITSM lainnya untuk berani berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Pertarungan Sengit Berbuah Perak, Fikri Ferdian Harumkan Nama ITS Mandala
Jember, 03 Juni 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) Jember. Fikri Ferdian, mahasiswa berprestasi ITSM, berhasil meraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) III Jawa Timur 2025 cabang olahraga Pencak Silat kelas G putra.
Kompetisi yang berlangsung di GOR Unesa Surabaya ini mempertemukan para pesilat terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. Fikri berhasil menunjukkan performa terbaiknya hingga melaju ke babak final, sebelum akhirnya meraih posisi kedua.
Medali emas diraih oleh Ikbal Nasrullah (Universitas Surabaya), sedangkan medali perunggu dibawa pulang oleh Artswisdi Alfanursyamsufil Dha (Universitas Airlangga) dan Vatir Elga Argana (Universitas Negeri Malang).
Atas prestasinya ini, Fikri mengungkapkan rasa syukur dan bangga dapat membawa nama ITSM Jember di kancah olahraga mahasiswa tingkat provinsi. “Ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berprestasi di ajang yang lebih tinggi,” ujarnya. Rektor ITSM Jember memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap semakin banyak mahasiswa yang mengharumkan nama kampus di bidang akademik maupun non-akademik.
Prof. Halimin Herjanto Ungkap Transformasi Kurikulum Global: Indonesia Harus Bergerak Menuju Outcome-Based Education
Jember, 03 Juni 2025 – Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember menggelar acara International Benchmarking Curriculum – dalam rangka peninjauan kurikulum Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Fakultas Sains, Teknologi dan Industri – menggandeng Prof. Halimin Herjanto, Ph.D., dari Marymount University, USA. Beliau adalah pakar pemasaran dan perilaku konsumen dengan rekam jejak global di Selandia Baru, Jepang, dan Indonesia. Prof. Halimin menyoroti pentingnya transformasi sistem pendidikan tinggi di Indonesia menuju model kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang telah lama diterapkan di universitas-universitas internasional, terutama di Amerika Serikat.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam dunia akademik dan industri internasional, Prof. Halimin memulai presentasinya dengan perbandingan kurikulum antara Indonesia dan Amerika Serikat. Ia menggarisbawahi bahwa kurikulum di universitas liberal arts di Amerika Serikat lebih fleksibel dan menekankan pada pembelajaran lintas disiplin, berbeda dengan sistem pendidikan di Indonesia yang masih sangat terpaku pada struktur formal dan berorientasi isi.
“Universitas di luar negeri tidak hanya mendidik mahasiswa untuk tahu, tetapi juga untuk bisa berpikir dan bertindak,” jelas Prof. Halimin. “Kurikulum berbasis OBE menekankan hasil pembelajaran nyata, bukan hanya jumlah SKS.”
OBE atau Outcome-Based Education bukanlah sekadar pendekatan kurikulum, melainkan filosofi pendidikan yang berpusat pada capaian akhir mahasiswa. Menurut Prof. Halimin, dalam OBE, seluruh aktivitas pengajaran dirancang secara terbalik: dimulai dari menetapkan apa yang harus dicapai mahasiswa (learning outcomes), lalu menentukan metode pembelajaran, strategi pengajaran, dan sistem evaluasi yang relevan dan terukur.
“OBE memastikan mahasiswa tidak hanya lulus secara administratif, tapi juga memiliki kompetensi nyata yang dibutuhkan di dunia kerja,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pendekatan ini mendorong dosen dan institusi untuk merancang kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman, sekaligus melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan belajar secara mandiri.
Prof. Halimin memaparkan sejumlah keunggulan dari kurikulum OBE, antara lain:
- Hasil belajar yang jelas dan terarah, sehingga mahasiswa tahu apa yang harus mereka capai.
- Fokus pada penguasaan keterampilan praktis, bukan hafalan semata.
- Pembelajaran yang relevan dan kontekstual, selaras dengan kebutuhan dunia nyata.
- Evaluasi berkelanjutan dan tepat sasaran, sehingga mahasiswa dapat memperbaiki kesalahan secara langsung.
- Pembelajaran interaktif dan menyenangkan, dengan penekanan pada pengalaman langsung (hands-on learning).
- Fleksibilitas dalam metode pengajaran dan penilaian, memberikan ruang inovasi bagi dosen.
- Kemandirian mahasiswa dalam belajar, dengan tanggung jawab pribadi atas hasil yang ingin dicapai.
Pentingnya PLO dan SLO dalam Rancangan Kurikulum
Dalam kerangka OBE, Prof. Halimin menekankan pentingnya penyusunan Program Learning Outcomes (PLO) dan Student Learning Outcomes (SLO) sebagai tulang punggung kurikulum. PLO merupakan pernyataan umum yang menjelaskan kemampuan mahasiswa di akhir program studi, sementara SLO menjabarkan kemampuan spesifik yang harus dicapai pada setiap mata kuliah.
“Kedua komponen ini bukan hanya alat ukur keberhasilan mahasiswa, tapi juga alat refleksi bagi dosen dan institusi untuk terus memperbaiki kualitas pengajaran,” ujar Prof. Halimin.
Penerapan OBE tidak bisa dilakukan oleh dosen secara individual. Menurut Prof. Halimin, transformasi kurikulum ini memerlukan keterlibatan dari seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, koordinator program studi, hingga dekan fakultas. Semua pihak harus memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mendesain kurikulum, merancang kegiatan pembelajaran, serta mengevaluasi capaian mahasiswa secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam penutup presentasinya, Prof. Halimin menyampaikan pesan penting: “Jika kita ingin menghasilkan lulusan yang siap bersaing secara global, maka kita juga harus mengadopsi pendekatan global dalam pendidikan. OBE adalah jembatan menuju masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik, lebih relevan, dan lebih bermakna.”
Dengan semangat inovasi dan visi jangka panjang, paparan Prof. Halimin menjadi pengingat penting bagi institusi pendidikan tinggi di Indonesia – bahwa transformasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di era kompetisi global.
ITS Mandala Gandeng Prof. Halimin Adakan Seminar Internasional Tingkatkan Daya Saing Riset dan Community Service ke Level Internasional
Jember, 02 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah civitas akademika, Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember menggelar seminar internasional bertajuk “Strategies for Enhancing the Quality of Research and Community Service on an International Scale”. Seminar ini menghadirkan narasumber utama Prof. Halimin Herjanto, Ph.D., Associate Professor of Marketing dari Marymount University, Amerika Serikat, yang telah menelurkan hampir 100 publikasi akademik dalam jurnal, konferensi, dan buku internasional.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan lugas, Prof. Halimin membuka seminar dengan membedah tantangan utama dalam publikasi akademik di jurnal bereputasi tinggi. Ia menekankan bahwa mutu riset adalah fondasi utama, namun tidak cukup hanya dengan data yang kuat, peneliti juga harus mampu menonjolkan unsur kebaruan (novelty) dan merancang naskah ilmiah yang kuat dan meyakinkan.
“Penelitian berkualitas tinggi selalu dimulai dengan pertanyaan yang unik dan signifikan,” ujar Prof. Halimin. Ia menyarankan agar peneliti aktif membaca “suggestions for future research” dalam artikel jurnal, mengikuti prioritas riset dari lembaga global seperti MSI (Marketing Science Institute), serta melakukan kajian pustaka sistematis untuk mengidentifikasi celah riset yang masih terbuka.
Selain strategi konten research, Prof. Halimin juga memberikan panduan teknis dalam menyusun manuskrip ilmiah yang efektif. Mulai dari struktur naskah (judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, diskusi, dan kesimpulan), cara menanggapi komentar reviewer secara elegan, hingga pentingnya menulis dengan bahasa yang jelas, bebas dari jargon, dan koheren.
Tidak kalah menarik, seminar ini juga membahas peran Generative AI (Kecerdasan Buatan Generatif) dalam mendukung penulisan akademik. Prof. Halimin menjelaskan bahwa AI seperti ChatGPT dan DeepSeek kini bisa dimanfaatkan untuk brainstorming ide, merangkum literatur, menyusun draf awal manuskrip, dan mengedit bahasa. Meski demikian, ia mengingatkan tentang potensi bias, kekeliruan, hingga risiko plagiarisme jika AI digunakan tanpa kendali. “Gunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti nalar akademik Anda,” pesannya tegas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program internasionalisasi kampus yang bertujuan membekali dosen ITS Mandala untuk bisa menulis menembus jurnal internasional bereputasi, sekaligus membangun jejaring global dalam riset dan publikasi. Dengan diadakannya seminar ini, ITS Mandala Jember kembali menegaskan perannya sebagai kampus swasta yang serius dalam membangun budaya riset, serta membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas di masa mendatang.
International Guest Lecture dari USA Kupas Tuntas Marketing 5.0: Integrasi Teknologi dan Kemanusiaan dalam Dunia Pemasaran
Jember, 02 Juni 2025 – Acara International Guest Lecture bertajuk tema “Revolutionizing Global Marketing Mindset and Technopreneurship for the Future” diadakan di Auditorium lantai 2 Institut Teknologi dan Sains Mandala. Turut dihadiri oleh 100 mahasiswa S1 dan S2, beserta jajaran dosen ITS Mandala. Dalam sambutannya, Rektor Institut Teknologi dan Sains Mandala, Bapak Dr. Suwignyo Widagdo, S.E., M.M., M.P. berpesan kepada seluruh hadirin untuk terus mau belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam bidang AI dan marketing agar bisa bersaing dengan kebutuhan tenaga kerja dalam industri sekarang ini.
Menurut Prof. Halimin, Marketing 5.0 adalah pendekatan pemasaran terkini yang menggabungkan AI dan big data untuk meningkatkan strategi berorientasi manusia. Teknologi digunakan untuk memperkuat (bukan mengganti) kreativitas manusia, menciptakan pemasaran yang lebih personal, efisien, dan memahami kebutuhan pelanggan.
Marketing 5.0 dirancang sebagai respons terhadap perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Blockchain, hingga Augmented Reality (AR/VR), yang kini menjadi pendorong utama dalam membentuk pengalaman pelanggan. Pendekatan ini mengedepankan lima komponen utama:
- Data-driven marketing: Komponen ini melibatkan pengumpulan dan analisis big data untuk menciptakan solusi pemasaran yang optimal.
- Predictive marketing: Komponen ini lebih berfokus pada penggunaan analitik prediktif untuk membuat perkiraan pemasaran.
- Contextual marketing: Komponen yang memahami perilaku konsumen dalam konteks lingkungan fisik dan digital.
- Augmented marketing: Komponen untuk memperkuat interaksi pelanggan melalui teknologi seperti chatbot dan asisten virtual.
- Agile marketing: Komponen berfokus pada pembentukan tim pemasaran yang adaptif dan responsif terhadap perubahan.
Namun, penerapan Marketing 5.0 bukan tanpa tantangan. Isu seperti privasi data, etika penggunaan AI, hingga hambatan teknologi menjadi perhatian penting dalam implementasinya. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk menyeimbangkan antara kecerdasan manusia dan teknologi guna menciptakan strategi pemasaran yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelanggan. Dengan hadirnya Marketing 5.0, masa depan pemasaran bukan hanya soal menjual produk, tetapi tentang menciptakan pengalaman yang bermakna dan relevan bagi konsumen di era digital.
ITS Mandala Siap Dirikan Lembaga Sertifikasi Profesi, Gandeng BNSP untuk Persiapan Strategis
Jember, 21 Juli 2025 – Dalam rangka meningkatkan mutu dan daya saing lulusan dan tenaga kerja Indonesia serta mendukung pelaksanaan sertifikasi kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Institut Teknologi dan Sains (ITS) Mandala mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Dalam rangka memperkuat fondasi ini, ITS Mandala mengundang narasumber dari Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Pusat, Dr. KH. Muhammad Nur Hayid, S.Th.I., M.M., CSM., untuk memberikan pembekalan teknis dan panduan menyeluruh terkait proses akreditasi dan operasional LSP.
Di era transformasi digital yang bergerak cepat, sertifikasi profesi menjadi bukti kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional. Dengan mendirikan LSP, ITS Mandala berkomitmen untuk:
- Memperkuat link and match antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri.
- Meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja, terutama di bidang teknologi, data, dan otomasi.
- Mendorong partisipasi aktif dalam pengembangan SDM unggul yang siap menghadapi revolusi industri 4.0 dan 5.0.
Selain itu juga diharapkan dapat memberikan manfaat konkret, seperti:
- Pelatihan dan Sertifikasi Gratis bagi mahasiswa berprestasi.
- Kerja Sama dengan Perusahaan untuk rekruitmen tenaga tersertifikasi.
- Program Upskilling bagi alumni dan masyarakat umum.
Seminar Persiapan Pendirian LSP ini diadakan di Ruang Rapat 2.4 (lantai 2) dan dihadiri oleh: (1) Rektor, Dr. Suwignyo Widagdo, S.E., M.M., M.P.; (2) Wakil Rektor I, Dr. Nurshadrina Kartika Sari, S.E., M.M.; (3) Wakil Rektor II, Dr. Yuniorita Indah Handayani., S.E., MBA.; (4) Wakil Rektor III, Dr. Dedy Wijaya Kusuma, S.T., M.Pd.; (5) Dekan FEB, Dr. Agustin Hari Prasetyowati, M.M.; (6) Wakil Dekan FEB, Ahmad Sauqi, S.E., M.M.; (7) Dekan FSTI, Drs. Muhaimin Dimyati, M.Si.; (8) Kaprodi S2 Manajemen, Dr. Lia Rachmawati, S.E., M.Ak.; (9) Kaprodi S1 Manajemen, Nely Supeni, S.E., M.M.; (10) Kaprodi S1 Akuntansi, Wiwik Fitria Ningsih, S.E., M.Akun.; (11) Kaprodi S1 Ekonomi Pembangunan, Drs. Farid Wahyudi, M,Kes.; (12) Kaprodi D3 Keuangan & Perbankan, Mustofa, S.E., M.Si.; (13) Ketua LPPM, Dr. Riza Bahtiar Sulistyan, S.E., M.M.; (14) Ketua LPM, Ihrom Caesar Ananta Putra, S.E., M.Akun.; serta beberapa dosen seperti (15) Dr. Hary Sulaksono, S.E., M.M.; (16) Muhdar, S.E., M.M.; (17) Dra. Ratih Rahkmawati, M.P.; (18) Dwi Ratnasari, S.Sos., M.Si.; (19) Iqbal Sabilirrasyad, S.ST.,MTr.Kom.; dan (20) Difa Afreyna Fauziah, S.Kom., M.M.
Ada beberapa tahapan pendirian LSP secara komprehensif, meliputi:
- Pengajuan Lisensi Awal: Penyusunan dokumen seperti surat permohonan, SK panitia kerja, dan visi-misi LSP.
- Fasilitasi dan Bimbingan Teknis: Pelatihan bagi calon asesor dan tim LSP untuk memastikan kesiapan operasional.
- Asesmen Lapangan dan Evaluasi: Verifikasi kelengkapan sarana prasarana serta kesiapan skema sertifikasi.
- Penerbitan Sertifikat Lisensi: Setelah memenuhi semua persyaratan, LSP resmi diakui dan dapat melaksanakan uji kompetensi.
ITS Mandala berencana mengembangkan skema sertifikasi yang selaras dengan profesi paling dicari 5 tahun ke depan, seperti:
- Spesialis Big Data (pertumbuhan 113%)
- Insinyur Fintech (94%)
- Spesialis AI & Machine Learning (82%)
- Pengembang Perangkat Lunak & Aplikasi (57%)
- Spesialis Keamanan Siber (52,5%)
- Spesialis Manajemen Data (48%)
- Insinyur Kendaraan Listrik/Otonom (47,5%)
- Desainer UI/UX (45%)
- Pengemudi Layanan Pengiriman (42%)
- Spesialis Internet of Things (41.5%)
Rektor ITS Mandala mengungkapkan jika ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem vokasi yang tangguh. Beliau ingin lulusan ITS Mandala tidak hanya pintar secara akademis, tapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui industri sehingga tidak akan takut bersaing dengan masyarakat lokal dan global.
ITS Mandala Kembali Panjatkan Semangat Lewat ICC 2025, Kompetisi Wall Climbing Se-Jawa Timur
Jember, 20 Juli 2025 – Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) Jember melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (IMAPALA) sukses menyelenggarakan ajang kompetisi olahraga panjat dinding bertajuk IMAPALA Climbing Competition (ICC) 2025. Kegiatan ini merupakan langkah nyata IMAPALA ITSM dalam menghidupkan kembali semangat olahraga panjat tebing di kalangan generasi muda, sekaligus menjadi wadah pembinaan dan pengembangan atlet panjat yang berprestasi.
Dengan mengusung tema “Taklukkan Diri, Tantang Ketinggian”, ICC 2025 menghadirkan tantangan bagi para peserta untuk mengalahkan keterbatasan diri, keluar dari zona nyaman, serta menguji kekuatan mental dan fisik mereka dalam olahraga panjat tebing. Kompetisi ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, serta komunitas pecinta alam dan panjat tebing se-Jawa Timur.
Kegiatan ini terdiri dari beberapa rangkaian, dimulai dengan sesi Technical Meeting, dilanjutkan babak Kualifikasi, Final, hingga Penyerahan Hadiah yang diiringi dengan penampilan musik. “Kami berharap melalui tema ini, peserta bisa memperoleh pengalaman berharga dalam menaklukkan tantangan secara personal dan meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Feri Irawan, selaku Ketua Panitia ICC 2025.
Adapun kategori yang dilombakan meliputi:
- Kategori Lead Umum Putra
- Kategori Lead Umum Putri
- Kategori Lead U-19 Putra
- Kategori Lead U-19 Putri
Panitia mengakui bahwa salah satu tantangan utama dalam penyelenggaraan ICC tahun ini adalah pada sisi promosi dan menarik partisipasi peserta dari seluruh penjuru provinsi. Kurangnya eksposur media terhadap olahraga panjat tebing turut menjadi penyebab menurunnya minat masyarakat terhadap cabang olahraga ini. Meskipun demikian, ICC 2025 tetap berhasil menjaring sekitar 50 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk peserta terjauh yang berasal dari Blitar dan Gresik.
Menurut Ketua Umum UKM IMAPALA, Muhammad Afif, olahraga panjat tebing ini masih belum terlalu populer di kalangan masyarakat saat ini. Namun, IMAPALA berkomitmen untuk terus memperkenalkan kembali olahraga ini melalui kegiatan seperti ICC ini. Harapannya, akan lahir lebih banyak atlet panjat yang profesional dari berbagai kalangan.
Dari segi penilaian, kompetisi ini menggunakan standar penjurian profesional dengan melibatkan juri dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) serta praktisi panjat tebing berpengalaman. Proses seleksi dilakukan secara bertahap, dimulai dari Technical Meeting untuk menyampaikan aturan dan sistem penilaian, kemudian dilanjutkan babak kualifikasi, dan berakhir pada grand final yang terdiri dari karantina, route preview, hingga sesi pemanjatan on-sight.
Kriteria utama dalam penilaian mencakup:
- Capaian tertinggi (height)
- Jumlah percobaan
- Waktu tempuh (jika terdapat nilai seri)
- Kepatuhan terhadap aturan teknis (fair play)
Meskipun jumlah peserta belum sepenuhnya sesuai dengan harapan panitia, namun kualitas dan semangat kompetitif para peserta sangat membanggakan. Berikut adalah daftar para juara dari masing-masing kategori:
Kategori Lead Umum Putra:
- Okandra Jodie Syailendra – Phyxius Surabaya / SMANOR Sidoarjo
- Ryan Daniswara – SMANOR / RCI Kota Mojokerto
- Mochamad Rizki Widiyanto – SCF / MUPALAS Surabaya / UM Surabaya
Kategori Lead Umum Putri:
- Mayra Azalia Nabila – RHC Sport Climbing / SMAN 1 Manyar
- Sisilia Putri Kusuma Wardani – FPTI Kota Blitar
- Asifatur Rohmah – RHC Sport Climbing / SMAN 1 Manyar
Kategori Lead U-19 Putra:
- Ryan Daniswara – SMANOR / RCI Kota Mojokerto
- Okandra Jodie Syailendra – Phyxius Surabaya / SMANOR Sidoarjo
- Satria Abdul Jabbar – RHC Sport Climbing / SMP 17 Gresik
Kategori Lead U-19 Putri:
- Mayra Azalia Nabila – RHC Sport Climbing / SMAN 1 Manyar
- Raisya Arasyifa Rahma – RHC Wilmar Gresik / SMP 3 Gresik
- Sisilia Putri Kusuma Wardani – FPTI Kota Blitar
Pihak kampus juga memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ICC 2025, baik dari segi sarana, prasarana, maupun anggaran. Selain menjadi sarana promosi kampus ke masyarakat luas, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media pembelajaran mahasiswa dalam hal manajemen acara, komunikasi, kerja tim, dan tanggung jawab sosial.
Mewakili seluruh anggota UKM IMAPALA, Feri dan Afif berharap agar IMAPALA Climbing Competition dapat menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu. Dengan harapan besar, kegiatan ini akan terus berkembang sebagai ruang kompetisi bergengsi dan ajang mempererat solidaritas komunitas panjat tebing se-Jawa Timur.
ITS Mandala Gelar Pembekalan Online bagi Calon Mahasiswa dari Kabupaten Ngada dan Nagekeo
Jember, 19 Juli 2025 – Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITS Mandala) Jember menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Online bagi calon mahasiswa baru dari Kabupaten Ngada dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya ITS Mandala dalam memberikan pendampingan awal kepada calon mahasiswa dalam memahami sistem pendidikan tinggi, kesiapan mental dan akademik, serta mengenalkan kehidupan kampus secara lebih menyeluruh.
Kegiatan yang digelar secara daring melalui platform Zoom ini dihadiri oleh para tokoh penting dari kedua kabupaten, di antaranya Bupati Kabupaten Ngada, Bapak Raymundus Bena, S.S., M.Hum., Wakil Bupati Kabupaten Ngada, Bapak Bernadinus Dhey Ngebu, S.P., dan Wakil Bupati Kabupaten Nagekeo, Bapak Gonzalo Gratianus Muga, S.Sos. Selain itu, jajaran pimpinan ITS Mandala juga hadir, termasuk Rektor Institut Teknologi dan Sains Mandala, Dr. Suwignyo Widagdo, S.E., M.M., M.P., beserta para wakil rektor dan kepala Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Bapak Angga Ade Permana, S.E., M.M. Untuk materi pembekalan disampaikan oleh Wakil Rektor I, Ibu Dr. Nurshadrina Kartika Sari, S.E., M.M., dan Wakil Rektor III, Bapak Dr. Dedy Wijaya Kusuma, S.T., M.Pd.
Pembekalan Akademik dan Kehidupan Kampus oleh Wakil Rektor
Materi pembekalan utama disampaikan oleh Wakil Rektor I ITS Mandala, Dr. Nurshadrina Kartika Sari, S.E., M.M., yang memaparkan tema “Persiapan Menjadi Mahasiswa”. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan berbagai perbedaan mendasar antara sistem belajar di sekolah menengah dengan pendidikan tinggi, termasuk sistem kredit semester (SKS), pengelolaan waktu, serta pentingnya kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi dinamika lingkungan kampus.
“Menjadi mahasiswa bukan hanya soal akademik. Mahasiswa dituntut untuk mandiri, adaptif, serta mampu membangun jaringan dan memanfaatkan berbagai peluang yang disediakan oleh kampus, baik di dalam maupun luar negeri,” jelas Dr. Nurshadrina.
Selain sistem pembelajaran, calon mahasiswa juga dibekali informasi terkait program-program unggulan ITS Mandala, di antaranya program magang industri selama 1–2 semester, program double degree dan international credit transfer, serta kesempatan mengikuti KKN dan pengabdian masyarakat berskala internasional.
ITS Mandala sebagai Kampus Teknologi dan Bisnis Berbasis Technopreneurship
ITS Mandala merupakan institusi pendidikan tinggi yang telah berdiri sejak tahun 1978 dan kini berkembang menjadi perguruan tinggi berbasis teknologi dan technopreneur. Kampus ini memiliki dua fakultas utama, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Sains, Teknologi, dan Industri (FSTI), dengan berbagai program studi mulai dari jenjang diploma, sarjana, hingga magister.
Dengan visi menjadi perguruan tinggi terkemuka di bidang ekonomi, bisnis, sains, dan teknologi berbasis ekonomi digital dan technopreneur yang berdaya saing nasional dan internasional, ITS Mandala terus mendorong inovasi dalam tridarma perguruan tinggi, termasuk penguatan soft skill, kepemimpinan, dan kolaborasi global.
Dukungan Beasiswa dan Kehidupan di Jember
ITS Mandala juga menyediakan berbagai skema beasiswa, termasuk beasiswa KIP-K yang memberikan pembebasan biaya UKT dan dukungan biaya hidup sebesar Rp 800.000 per bulan. Selain itu, Jember sebagai kota pelajar memiliki biaya hidup yang relatif terjangkau dengan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Antusiasme Calon Mahasiswa dan Penutupan Kegiatan
Kegiatan pembekalan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para calon mahasiswa tampak aktif bertanya mengenai sistem perkuliahan, kehidupan asrama, peluang kerja setelah lulus, hingga pengalaman magang dan pertukaran pelajar internasional. Antusiasme ini mencerminkan semangat dan kesiapan para calon mahasiswa untuk menjalani proses pendidikan tinggi dengan penuh komitmen.
Melalui kegiatan ini, ITS Mandala berharap dapat membekali para mahasiswa baru dengan pemahaman awal yang kuat tentang dunia perkuliahan sekaligus menjalin kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama mencetak generasi unggul dari timur Indonesia.











